06 Jul 2026

Sinergi Kampus Berdampak: Prodi Sastra Inggris Gelar Workshop Hilirisasi Riset, Aplikasi Mobile "Nyastra" Siap Meluncur di Play Store

Sinergi Kampus Berdampak: Prodi Sastra Inggris Gelar Workshop Hilirisasi Riset, Aplikasi Mobile "Nyastra" Siap Meluncur di Play Store

Denpasar, 6 Juli 2026 – Universitas Udayana (Unud) melalui Program Studi Sastra Inggris, Fakultas Ilmu Budaya, kembali membuktikan komitmennya sebagai "Kampus Berdampak". Hal ini diwujudkan dengan menyelenggarakan Workshop dan Focus Group Discussion (FGD) untuk persiapan deployment aplikasi mobile "Nyastra" ke Google Play Store. Acara yang bertajuk "Hilirisasi Inovasi Riset Pembelajaran Digital Aksara Bali" ini berlangsung di Hotel Grand Mirah, Denpasar, secara hybrid dan dihadiri oleh perwakilan tim peneliti, mitra dunia usaha, guru, mahasiswa, serta para pemangku kepentingan terkait.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Bapak Koordinator Program Studi Sastra Inggris, Dr. I Gusti Ngurah Parthama, S.S., M.Hum. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa workshop ini bukan sekadar pertemuan teknis, melainkan bukti nyata dampak langsung riset para dosen bagi masyarakat. "Ini adalah kegiatan yang sangat penting. Kita tidak hanya berbicara tentang teori di ruang kelas, tetapi juga tentang bagaimana inovasi para peneliti Unud dapat diimplementasikan, menyentuh kebutuhan masyarakat, dan melestarikan warisan budaya kita. Inilah esensi dari Kampus Berdampak yang kita usung," ujarnya dengan penuh semangat.


Aplikasi mobile Nyastra sendiri merupakan hasil riset inovatif yang dikembangkan oleh tim dosen yang dipimpin oleh Prof. Dr. I Wayan Mulyawan, S.S., M.Hum. Aplikasi ini berfungsi sebagai alat bantu transliterasi aksara Bali sekaligus sebagai media pembelajaran aksara Bali. Aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk dengan mudah mengubah teks Latin ke Aksara Bali dan sebaliknya.

Workshop menghasilkan pembahasan mendalam dan komitmen bersama untuk memastikan kesiapan aplikasi. Fokus diskusi teknis mengerucut pada finalisasi kode program, optimasi performa, serta serangkaian pengujian ketat untuk memastikan kualitas dan keandalan aplikasi sebelum diluncurkan ke publik. Dari sisi administratif, disepakati langkah-langkah penyiapan yang menyeluruh untuk platform Play Store, termasuk pembuatan aset grafis, penyusunan deskripsi aplikasi yang menarik, serta perancangan kebijakan privasi yang transparan. Lebih dari itu, workshop juga berhasil merancang strategi keberlanjutan yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Rencana promosi dan sosialisasi aplikasi akan dilakukan secara sinergis, melibatkan mitra sekolah untuk edukasi langsung di lingkungan pendidikan, mitra dunia usaha untuk memperkuat aspek keberlanjutan, serta peran aktif mahasiswa dalam kampanye digital. Diskusi juga menggarisbawahi pentingnya mekanisme dukungan teknis dan pengumpulan umpan balik pengguna pascapeluncuran untuk memastikan pengembangan yang berkelanjutan.


"Kolaborasi hari ini menunjukkan bahwa hilirisasi riset yang berhasil membutuhkan sinergi yang kuat dari tiga pilar utama: akademisi sebagai inovator, mitra pendidikan sebagai penggerak adopsi di akar rumput, mitra dunia usaha sebagai penguat nilai dan keberlanjutan, serta masyarakat luas sebagai pengguna aktif dan penjaga budaya itu sendiri. Aplikasi Nyastra adalah bukti nyata dari model kolaborasi ini," pungkas I Wayan Mulyawan saat menutup acara.

Deployment aplikasi mobile Nyastra ini tidak hanya menjadi langkah strategis menuju komersialisasi produk riset, tetapi juga menjadi model nyata bagaimana universitas dapat menjadi pusat inovasi yang solutif dan berdampak langsung pada pendidikan serta pelestarian budaya lokal di era digital.

Email FAPET Unud